Salah Kaprah dalam Penggunaan Kata Acuh, Geming, dan Rubah
Hola, Adik-adik! Kali ini Kak Rizka akan berbagi informasi tentang tiga kata yang sering luput digunakan dalam komunikasi. Ketiga kata itu adalah Acuh, Geming, dan Rubah. Adik-adik pernah menggunakan salah satu dari ketiga kata ini nggak, ya?
Acuh
Apa sih sebenarnya makna kata “acuh” ini? Ada yang tahu?
Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia atau KBBI (kalian bisa akses dengan mudah versi daringnya di Google), kata “acuh” memiliki makna ‘peduli; mengindahkan’. Kalau kalian sering menyimak lirik-lirik lagu tertentu, biasanya kata ini digabungkan dengan negasinya (sangkalan), yakni “acuh tak acuh” yang bermakna ‘peduli tak peduli’. Sayangnya, banyak orang yang keliru dalam memaknai kata ini. Tak sedikit orang yang beranggapan bahwa kata “acuh” bermakna ‘tak peduli’. Kalian jangan sampai salah kaprah juga ya seperti yang lain!
Geming
Kata “geming” jarang digunakan dalam percakapan sehari-hari. Biasanya, kata ini muncul dalam cerita, novel, atau lirik lagu untuk orang dewasa. Kalian pernah dengar kata ini belum?
Dalam KBBI, kata “geming” atau “bergeming” memiliki arti ‘tidak bergerak sedikit juga; diam saja’. Namun, seperti kata acuh, banyak orang yang keliru memaknai kata ini. Tak sedikit orang yang beranggapan bahwa makna kata “geming” atau “bergeming” adalah ‘bergerak’. Pemaknaan yang keliru seperti ini tentu akan membuat orang lain yang memahami arti kata sebenarnya menjadi bingung. Jadi, kalian jangan sampai salah memaknai atau menggunakan kata “geming”, ya! Nanti, orang yang kalian ajak bicara jadi bergeming karena bingung. Hehehe…!
Rubah
“Rubahlah kebiasaanmu itu!” Kalian pernah mendengar atau membaca kalimat semacam ini?
Kata “rubah” sering digunakan dalam percakapan sehari-hari. Banyak sekali orang yang salah dalam menggunakan kata ini. Jika membaca KBBI, maka kalian akan menemukan bahwa makna kata ini adalah ‘mamalia karnivor terkecil dari kelompok anjing, bermoncong panjang’. Kalau teman-teman suka menonton serial kartun Naruto, tentu kalian sudah akrab dengan Kurama (rubah jingga berekor Sembilan milik Naruto). Ya! Itulah rubah.
Lalu, contoh kalimat “Rubahlah kebiasaanmu itu!” salah atau benar ya? Kata “rubah” pada kalimat ini sebenarnya mengacu pada kata “ubah” yang bermakni ‘tukar; ganti’. Jadi, penggunaan kata yang tepat adalah “ubahlah” bukan “rubahlah”. Di KBBI, kata “rubah” akan ditautkan dengan kata “ubah” sebagai bentuk baku. Jadi, mulai sekarang, gunakan kata “ubah” dan “rubah” secara tepat ya!
